STM 80 Tangerang: Sebuah Tulisan dari Seorang Alumni

Angka jam disebelah kiri layar monitor menunjukan pukul 09.10 malam. Di Sabtu malam yang dihiasi suara rintik hujan ini, saya sedang  menderita kegalauan. Bukan karena tidak bisa ngapel (lagian juga mau ngapelin siapa), tapi besok saya harus kuliah terakhir di semester ini, sementara di waktu yang sama akan berlangsung reuni akbar STM 80 Tangerang.

STM 80 VTRBanyak kenangan di STM 80 terutama kenakalan remaja khas anak STM. Tapi yang paling utama adalah STM 80 telah memberikan dasar-dasar keteknikan (engineering) di bidang permesinan dan industri yang mempengaruhi cara berpikir saya selanjutnya ketika saya kuliah dan bekerja di bidang industrial engineering. Pernah suatu ketika saya berani berdebat dengan manajer tentang masalah karakteristik  bahan logam kemudian saya mencoba meyakinkan dengan bilang:

“Saya dulu sekolah di STM Mesin, Pak! Jadi ngerti masalah ini!”

Kemudian manajer membalas “Saya Metalurgi UI! Jadi lebih dalem belajarnya daripada kamu!”,

Gubbrakkk.. akhirnya saya diam dan sami’na wa atho’na alias nurut sama pimpinan. 🙂

Saya masuk STM 80 tahun 2000. Sekolah ini terletak di Jalan Veteran No. IA Kota Tangerang dengan nama resmi SMK Negeri 4 Tangerang. Lho kok disebut STM 80? Begini ceritanya, STM ini dibangun pada tahun 1976 sebagai bagian dari Program Pembangunan Lima Tahun (PELITA) di Bidang Pendidikan dengan nama Proyek Pelita Peningkatan Pendidikan Teknik, Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.

Penerimaan siswa baru di STM 80 pertama kali dimulai pada tahun pelajaran 1980/1981 dengan membuka tiga jurusan, yaitu Mesin, Listrik dan Bangunan/Sipil. Sekolah ini merupakan salah satu dari proyek peningkatan 80 (delapan puluh) Sekolah Teknologi Menengah (STM) di Indonesia sehingga sekolah ini dikenal luas oleh masyarakat dengan sebutan STM 80, meskipun nama resminya ketika itu adalah STM Negeri Tangerang.

SMK Negeri 4 Tangerang

Sumber: smkn4-tng.sch.id

Pertama didirikan STM 80 adalah STM ketiga di Kabupaten Tangerang setelah STM Pertanian (sekarang: SMK Negeri 2 Tangerang) dan STM Yuppentek I. Masuk ke STM 80 bagi saya merupakan suatu kebanggaan karena termasuk sekolah unggulan, STM Negeri (Kelompok Teknologi dan Industri) satu-satunya di Kabupaten Tangerang, dengan prestasi kompetensi kejuruan teknik terbaik kedua se-provinsi Banten.

Prestasi STM 80 tersebut mungkin dikarenakan seleksi masuk yang cukup ketat, guru-guru yang berpengalaman dan kompeten pada bidangnya, dan fasilitas-fasilitas pendukung belajar yang bisa dikatakan terlengkap di Kabupaten Tangerang. Jika Anda pernah masuk ke sekolah ini, Anda pasti merasa berada di sebuah kawasan industri mini, di mana di sekolah itu terdapat banyak bengkel-bengkel besar dengan puluhan mesin dan peralatan-peralatan keteknikan, bengkel fabrikasi, bengkel CNC, dan studio-studio gambar.

Di STM 80, guru-gurunya gaul dan banyak meninggalkan kenangan, tapi di “bawah alam sadar” alumni-alumni STM 80 yang tertanam adalah nama Kepala Sekolah :D. Mereka biasanya akan mencirikan jamannya berdasarkan kepemimpinan kepala sekolahnya. Sebagai contoh, saya pernah ketemu alumni tahun 90-an yang bertanya: “gue dulu sekolah jamannya Sudirman (maksudnya Bapak E. Sudirman), gimana sekarang masih ada ngga?”. 🙂

Berikut daftar Kepala Sekolah STM 80 yang saya ambil dari situs smkn4-tng.sch.id:

  1. H. Endju Djuanda, Pemimpin Proyek sekaligus Kepala Sekolah Pertama menjabat dari Tahun 1980/1981 sampai dengan 1984/1985.
  2. Rusdi Muhadi, B.Sc., Kepala Sekolah kedua, semula Kepala STM Negeri Serang, menjabat dari tahun 1985/1986 sampai dengan 1992/1993.
  3. Drs. R.A. Maghfur, Kepala Sekolah PYMT beberapa bulan dan merangkap sebagai Kepala SMT Pertanian Negeri Tangerang.
  4. H. E. Sudirman, Kepala Sekolah ketiga, semula Kepala STM Negeri Rangaks Bitung, menjabat dari tahun 1993/1994 sampai dengan 1998/1999.
  5. Drs. H. Muhyi Syarifudin, Kepala Sekolah PYMT, beberapa bulan yang merangkap sebagai Kepala Kandepdikbud Tangerang.
  6. Drs. Kamalsyah, Kepala Sekolah keempat, semula Kepala STM Negeri Bekasi, mulai menjabat tahun 2000/2001.

Terakhir saya keluar tahun 2003, STM 80 masih dipimpin Pak Kamal. Menurut informasi terbaru sejak 14 Desember 2011, sekolah ini dipimpin oleh Drs. H. Budi Suroso, M.Ed. yang semula Kepala SMK Negeri 5 Tangerang (STM Kelompok Teknologi Informatika).

Beberapa meter dari rumah saya, ada alumni STM 80 angkatan 80-an. Kalau ketemu, dia selalu tanya “Gimana ? Kasman masih jualan ngga?”. Pak Kasman adalah seorang penjual es dan gorengan, “kesetiaan”-nya berjualan di STM 80 mungkin telah merangkaikan komunikasi berpuluh-puluh angkatan. Saya pikir dia adalah The Real Mascot of STM 80 Tangerang.

Satu hal yang membuat saya puas sekolah di STM 80 Tangerang adalah ketika saya masuk semester keempat kuliah di sebuah universitas di Jakarta, di mana mungkin saya sudah lupa dengan nama-nama guru di STM 80, ibu saya memberitahu: “Eris, tadi ada telepon dari sekolah kamu (STM 80, -pen), nanyain kamu udah dapet kerja atau ngga? Ibu jawab kamu nerusin kuliah..”

Terimakasih, 80!

Serpong, 12/02/2012

Iklan

35 responses to “STM 80 Tangerang: Sebuah Tulisan dari Seorang Alumni

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: