Tag Archives: lean

Pros & Cons dari Sistem Push dan Pull

Baru-baru ini, saya melihat lagi pertanyaan tentang mana yang terbaik antara sistem produksi push dan pull. Pertanyaan dalam bentuk polling ini diajukan oleh Dhiraj Bhanushali, seorang manajer marketing IQPC Asia, dalam grup LinkedIn: Lean Six Sigma. Selama sembilan hari, polling telah menyedot 196 voter dan 74 komentar Lanjutkan membaca


Model Lean Manufaktur pada Industri Sepatu

Kalau anda pernah melewati pabrik sepatu ketika jam pulang kerja, anda akan melihat bis-bis karyawan dan angkutan-angkutan umum penuh dengan jejalan buruh-buruh perempuan, hampir dapat dipastikan jumlahnya mencapai  belasan ribu orang.  Dulu, aku berpikir apakah mungkin menciptakan kondisi pabrik sepatu yang lean/ramping dalam hal jumlah tenaga kerja, terutama di pabrik sepatu olahraga yang  dalam proses produksinya masih mengandalkan pekerjaan tangan?

Lanjutkan membaca


Tentang OEE (Overall Equipment Effectiveness)

Baru-baru ini, saya kembali mempelajari Total Productive Maintenance (TPM). Didalamnya, terdapat perhitungan dasar yang disebut OEE (overall equipment effectiveness). Hasil perhitungan OEE biasanya digunakan sebagai indikator keberhasilan dalam implementasi TPM Lanjutkan membaca


Tentang 5S – Seiri, Seiton, Seiso, Seiketsu, Shitsuke

Bagi anda yang pernah berinteraksi dengan dunia pabrik tentunya tidak asing dengan istilah 5S. Pabrik yang menerapkan program 5S akan terlihat bersih dan teratur.  Mereka berpikir keadaan yang berantakan akan menyembunyikan masalah. Program 5S dipandang sebagai usaha untuk memunculkan masalah yang selama ini tersembunyi  dari para pemecah masalah (problem solver) Lanjutkan membaca


Catatan Industrial Engineer III: Novus Ordo Seclorum

Di sini pabrik sudah seperti mall. Memasuki gerbang, anda akan berhadapan dengan gedung lebar berlantai tiga. Ini gedung perkantoran. Didominasi dinding-dinding kaca dan warna putih metalik pada tiang-tiang penyangganya, lengkap dengan taman dan air mancur didepannya. Dibagian belakang, gedung ini mengekspos tangga-tangga, terutama empat jembatan yang menghubungkannya dengan dua gedung produksi utama berlantai dua. Nampaknya ada sentuhan Bauhaus Lanjutkan membaca


Heijunka dalam Penjadwalan Produksi

Heijunka, perlombaan antara kelinci dan kura-kuraOhno (1988) : “The slower but consistent tortoise causes less waste and is much more desirable than the speedy hare that races ahead and then stops occasionally to doze” (Liker, 2004, Chap.10)

Keunggulan filosofi Jepang diumpamakan seperti perlombaan antara kelinci dan kura-kura. Ohno membuat cerita: kura-kura yang lamban namun konsisten mengakibatkan lebih sedikit pemborosan dan jauh lebih diinginkan daripada kelinci yang cepat dan unggul dalam perlombaan dan kemudian berhenti karena adakalanya mengantuk Lanjutkan membaca


Toyota Production System: Kunci Sukses Toyota Menguasai Dunia

April 2007 lalu, Toyota Motor Corp. mengumumkan perusahaannya telah berhasil mencatat volume penjualan mobil terbesar, mengalahkan penjualan kampiun otomotif nomor 1 di dunia, General Motors (GM). Dalam periode 1 Januari-31 Maret, Toyota berhasil menjual 2.348.000 unit mobil di seluruh dunia. Sementara, pada waktu yang sama, pesaingnya itu hanya menjual 2.260.000 mobil.

Lanjutkan membaca